Puisi untuk Indonesia Diposkan Irfan Malik Puisi yg di bacakan seorang siswa pada akhir upacara17an di komp sekolah di mungkid magelang. BUNG KARNO BANGKIT DARI KUBUR Dia haus ingin minum Ku suguhkan air mineral Dia hanya bingung tak mau minum Karena tanah airnya tinggal tanah
Selang beberapa waktu, Kusbini menyerahkan lagu gubahannya yang berjudul Bagimu Negeri ke Bung Karno di kantor PUTERA. Meski di dalam darahnya mengalir seni musik keroncong, tapi lagu Bagimu Negeri ini tidak bergenre keroncong. Kusbini ingin lagu yang bisa menggugah semangat patriotisme ini bisa dinikmati semua kalangan rakyat Indonesia.
Para Bapak Bangsa seperti Bung Karno dan Haji Agus Salim juga pernah berdebat lewat puisi. Pada akhir 1920-an, nasionalisme berkobar di bumi Indonesia meskipun masih dalam jajahan Belanda. Bung Karno sebagai nasionalis menggambar cinta kebangsaan didorong oleh cinta tanah air, oleh kecintaan kepada birunya gunung dan moleknya ladang.
Puisi berjudul "Aku" merupakan karya terkenal dari seorang penyair angkatan 45. Dokumenter Sastra Indonesia dalam dokumenternya mengatakan bahwa puisi "Aku" diterbitkan dengan judul "Semangat" untuk menghindari penyensoran dan menyebarkan gerakan kebebasan. "Persetujuan dengan Bung Karno", dan "Siap Sedia". Selain piawai dalam dunia
Vay Tiแปn Nhanh Ggads.
puisi untuk bung karno